Wednesday, June 12, 2013

Cara Membuat Bhokasi - Pupuk Kompos Hasil Fermentasi

MEMBUAT BHOKASI

Dalam pertanian organik tentu saja tidak bisa terlepas dari BHOKASI. Bhokasi merupakan menu wajib yang tidak boleh ditinggalkan dalam pertanian organik.
Bhokasi  adalah pupuk kompos yang dihasilkan dari proses fermentasi atau peragian bahan organik dengan teknologi mikroba matrik/ mikroorganisme. Keunggulan penggunaan teknologi MIKROBA MATRIK adalah pupuk organik (kompos) dapat dihasilkan dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan dengan cara konvensional.

Untuk teknologi mikroba matrik disini saya menggunakan SOT(SUPLEMEN ORGANIK CAIR) dari HCS. SOT sendiri merupakan salah satu jenis pupuk organik yang mengandung lima puluh dua mikroba laktogen yang berfungsi sebagai penyubur, pembenah, dan penyehat tanah. Juga terdapat unsur hara makro dan mikro yang seimbang untuk tanaman, senyawa bioaktif, hormon pertumbuhan, vitamin dan hara esensial bagi tanaman juga mengandung anti hama.

Bahan untuk pembuatan bokashi dapat diperoleh  dengan mudah di sekitar lahan pertanian, seperti jerami, rumput, tanaman kacangan, sekam,  pupuk kandang atau serbuk gergajian. Namun bahan yang paling baik digunakan sebagai bahan pembuatan bokashi adalah
dedak karena mengandung zat gizi yang sangat baik untuk mikroorganisme.

Bagaimana cara membuat bhokasi ? nah langsung saja di simak..




Bokashi POLA HCS

1. Bahan bahan :
        1.  800kg    KoHe ( Kotoran Hewan yang sudah menggunakan Pola Ternak HCS/ Pakan    Fermentasi).
        2.   50kg    Dolomit.
        3.   50kg    Katul/Dedak.
        4.  150kg   Sekam/Brambut/Gergajian Kayu Sengon/Abu Sekam.
        5.   0.25kg   Gula pasir ( diencerkan ).
        6.   2L    Suplemen Organik Tanaman HCS ( 4botol ).

2. Semua bahan dicampur merata.
3. di beri Air dicampurkan sampai mammel/ngepyur/setengah basah.
4. ditutup/difermentasikan dalam drum/gentong/terpal selama 3hari ( 3x24jam ).
5. didinginkan.
6. digunakan/disebarkan dilahan anda.

Untk KoHe Non HCS

Harus diolah dahulu karena polar tinggi (menyebabkan gatal), bibit uret/orong2, bibit rumput dan bakteri penyakit lainya terdapat di KoHe non HCS tersebut.  
dengan cara :

        1. 800kg    KoHe non HCS
        2.      3L     PHEFOC ( tututp putih )
        3.   3sdm   Gula yang diencerkan

        Bahan2 tersebut ditambahkan Air sampai mammel/ngepyur/setengah basah.
        ditutup/difermentasikan dalam drum/gentong/terpal selama 1hari ( 24jam ).


Catatan
Ciri ciri Fermentasi yang berhasil adalah menghasilkan panas +/- 40 derajat Celcius

No comments:

Post a Comment